SUKSESKAN HAB KEMENAG KE-69 TAHUN 2015

habkemenag15

169 Calon Jamaah Haji Kotabaru Terima Koper dan Buku Manasik Haji

Ft.Koper HajiKotabaru-humas, Sebanyak 169 Calon Jamaah Haji (CJH)Kabupaten Kotabaru menerima perlengkapan berupa tas besar, tas jinjing, tas kecil (dokumen) dan buku panduan menjalankan ibadah haji. Perlengkapan tersebut dapat di ambil oleh CJH di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotabaru pada bagian Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU).

Kepala Kemenag Kotabaru, H.Salman Basri mengatakan, perlengkapan CJH asal Kotabaru yang telah distribusikan kepada masing-masing jamaah baru berupa perlengkapan tas dan buku manasik haji.” Diharapkan agar seluruh jamaah haji yang telah melunasi BPIH dapat segera mengambilnya perlengkapan keberangkatanya ke Tanah Suci berupa Tas dan buku manasik”, ujar Salman, Rabu (29/07/15).

Sedangkan untuk kuota tambahan dan kepastian keberangkatan masih menunggu informasi dan petunjuk dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan dan menurut aturannya akan diurut berdasarkan nomor urut porsinya.

“ Alhamdulillah sebanyak 169 jamaah calon haji Kotabaru saat ini telah menerima perlengkapan berupa koper dan buku manasik haji, dan akhir Juli nanti Insya Allah akan dilaksanakan Manasik Massal pertama di Masjid Agung Husnul Khatimah Kotabaru, diharapkan semua calon jamaah haji mengikuti manasik tersebut, jadi setiap calon jamaah haji datang untuk mengambil koper langsung di layani oleh petugas”, ucap Salman.

Selanjutnya, menurut Salman, pada bulan agustus akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi jamaah calon haji. Dimana seperti pada tahun-tahun sebelumnya seluruh jamaah calon haji pemeriksaan kesehatannya di pusatkan di Puskesmas Kecamatan Pulau Laut Utara.

Saidah, S.Ag salah seorang PNS Kemenag Kotabaru yang bakal menjadi calon tamu Allah mengaku sangat senang menerima koper dan buku manasik haji. “ Kalau sudah menerima koper ini, saya mulai menyusun keperluan-keperluan yang akan di bawa ke Tanah Suci nanti, “ ujar Saidah.

Saidah menambahkan bahwa dirinya mulai setoran awal mendaftarkan haji sejak tahun 2008 lalu, dan pada tahun ini saya beserta suami tercinta Gt.Rudi Alamsyah dapat memenuhi panggilan ke Tanah Suci.

“Alhamdulillah Wasyukurillah, suami yang yang turut mendampingi saya mulanya tidak masuk pada tahun ini, tetapi setelah ada kebijakan dari Kementerian Agama RI melalui Dirjen Haji dan Umrah tentang penyatuan suami istri, akhirnya suami saya dapat berangkat juga tahun ini untuk menunaikan ibadah rukun Islam yang kelima yakni berangkat Haji ke Tanah Suci”, ucapnya dengan penuh kebahagian.(Rep/Ft:Lukman).

Kemenag Kotabaru beserta Tokoh Agama Tandatangani MoU Kerukunan Umat Beragama

Ft.MoU Polres

Kotabaru-humas, Kepala Kantor Kementerian Agama H.Salman Basri, yang diwakili oleh H.M.Pran Limhar dengan beberapa tokoh antarumat beragama menandatangani kesepakatan bersama untuk peningkatan kerukunan antar umat beragama. Penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) antar umat beragama, yang digagas oleh Polres Kotabaru, berlangsung di Aula Arya Gupta Polres Kotabaru, Jumat (24/07/15).

Kapolres Kotabaru Ajun Komisaris Besar Polisi Suhasto dalam sambutannya mengatakan nota kesepakatan ini dibuat untuk meningkatkan kerukunan umat beragama dan toleransi umat beragama di Kabupaten Kotabaru, serta sebagai upaya untuk menghindari gesekan-gesekan antar umat beragama dan upaya pelanggaran melawan hukum.

“ Dengan MoU maka jika terjadi gesekan-gesekan antar umat beragama dapat teratasi sesegera mungkin, karena hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan terhadap stabilitas keamanan tercantum pada nota kesepakatan tersebut”, ujarnya

Kapolres mengutarakan beberapa isi pokok nota kesepakatan tersebut diantaranya, pertama semua umat beragama tidak mudah terpancing isu provokasi yang dapat merusak kerukunan antar umat beragama. Kedua memberikan toleransi yang tinggi kepada umat beragama dalam melaksanakan ibadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing dengan rasa aman, tentram dan damai. Ketiga Turut serta menjaga keamanan dan ketertiban antar umat beragama, serta ikut mewujudkan terciptanya suasana yang kondusif aman dan tertib, selama kegiatan keagamaan berlangsung.

Sementara itu Kepala Kemenag Kotabaru H.Salman Basri dalam keterangan menyambut baik MoU tersebut untuk memberikan rasa aman, tertib dan damai antar pemeluk agama agar dapat hidup berdampingan dan menolak provokasi.

Salman mengimbau kepada masyarakat Kotabaru untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang dapat merusak kerukunan umat beragama yang sudah terjalin dengan damai dan kondusif di bumi Saijaan ini. “ Hendaknya kita saling menjaga dan menelusuri jika ada informasi yang dapat merusak tatanan kerukunan umat beragama”, terang Salman.

Adapun tokoh umat beragama yang menandatangani MoU tersebut diantaranya Perwakilan dari Agama Islam KH.Mukhyar Darmawi, Perwakilan dari Agama Kristen Prostestan, yaitu Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Pdt.Yosias Samuel, Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Pdt.Tuah Kutuuni, perwakilan dari Kristen Katolik Drakon Andreas Setyo Indroprojo, perwakilan dari Agama Hindu I Ketut Budiana dan Perwakilan dari Agama Budha Gin Lan, serta tokoh masyarakat Hardiyandi

Sedangkan untuk ormas maupun Instansi yang turut serta dalam penandatangan kesepakatan tersebut terdiri dari Polres Kotabaru, Dandim 1004, Danlanal Kotabaru, Kemenag Kotabaru yang diwakili oleh H.Pran Limhar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH.Muchtar Mustajab, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) H.Muchtasar, S.Ag, Ketua Muhammadiyah, H.Abdul Samad, S.Pd, Ketua Lembaga Da’wah Islam Indonesia (LDII) H.Guslan dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) H.Busran dan KH.Ahmad Djailani Darmawan (Guru Aduy).(Rep:Lukman / Ft:Brikap Irwan)

Kemenag Kotabaru beserta Tokoh Agama Tandatangani MoU Kerukunan Umat Beragama

Ft.MoU Polres

Kotabaru-humas, Kepala Kantor Kementerian Agama H.Salman Basri, yang diwakili oleh H.M.Pran Limhar dengan beberapa tokoh antarumat beragama menandatangani kesepakatan bersama untuk peningkatan kerukunan antar umat beragama. Penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) antar umat beragama, yang digagas oleh Polres Kotabaru, berlangsung di Aula Arya Gupta Polres Kotabaru, Jumat (24/07/15).

Kapolres Kotabaru Ajun Komisaris Besar Polisi Suhasto dalam sambutannya mengatakan nota kesepakatan ini dibuat untuk meningkatkan kerukunan umat beragama dan toleransi umat beragama di Kabupaten Kotabaru, serta sebagai upaya untuk menghindari gesekan-gesekan antar umat beragama dan upaya pelanggaran melawan hukum.

“ Dengan MoU maka jika terjadi gesekan-gesekan antar umat beragama dapat teratasi sesegera mungkin, karena hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan terhadap stabilitas keamanan tercantum pada nota kesepakatan tersebut”, ujarnya

Kapolres mengutarakan beberapa isi pokok nota kesepakatan tersebut diantaranya, pertama semua umat beragama tidak mudah terpancing isu provokasi yang dapat merusak kerukunan antar umat beragama. Kedua memberikan toleransi yang tinggi kepada umat beragama dalam melaksanakan ibadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing dengan rasa aman, tentram dan damai. Ketiga Turut serta menjaga keamanan dan ketertiban antar umat beragama, serta ikut mewujudkan terciptanya suasana yang kondusif aman dan tertib, selama kegiatan keagamaan berlangsung.

Sementara itu Kepala Kemenag Kotabaru H.Salman Basri dalam keterangan menyambut baik MoU tersebut untuk memberikan rasa aman, tertib dan damai antar pemeluk agama agar dapat hidup berdampingan dan menolak provokasi.

Salman mengimbau kepada masyarakat Kotabaru untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang dapat merusak kerukunan umat beragama yang sudah terjalin dengan damai dan kondusif di bumi Saijaan ini. “ Hendaknya kita saling menjaga dan menelusuri jika ada informasi yang dapat merusak tatanan kerukunan umat beragama”, terang Salman.

Adapun tokoh umat beragama yang menandatangani MoU tersebut diantaranya Perwakilan dari Agama Islam KH.Mukhyar Darmawi, Perwakilan dari Agama Kristen Prostestan, yaitu Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Pdt.Yosias Samuel, Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Pdt.Tuah Kutuuni, perwakilan dari Kristen Katolik Drakon Andreas Setyo Indroprojo, perwakilan dari Agama Hindu I Ketut Budiana dan Perwakilan dari Agama Budha Gin Lan, serta tokoh masyarakat Hardiyandi

Sedangkan untuk ormas maupun Instansi yang turut serta dalam penandatangan kesepakatan tersebut terdiri dari Polres Kotabaru, Dandim 1004, Danlanal Kotabaru, Kemenag Kotabaru yang diwakili oleh H.Pran Limhar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH.Muchtar Mustajab, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) H.Muchtasar, S.Ag, Ketua Muhammadiyah, H.Abdul Samad, S.Pd, Ketua Lembaga Da’wah Islam Indonesia (LDII) H.Guslan dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) H.Busran dan KH.Ahmad Djailani Darmawan (Guru Aduy).(Rep:Lukman /Ft:Bripka Irwan ).

Kontingen Kotabaru Raih 1 Perak dan 2 Perunggu

Ft.Medali KotabaruBanjarbaru-Humas-Kotabaru, Kontingen Kabupaten Kotabaru yang mengikuti Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, berhasil meraih satu medali perak dan dua medali perunggu.

Kontingen yang berhasil merebut kejuaraan pada ajang AKSIOMA tersebut adalah pada cabang seni, yakni atas nama Zulfa Mustika pada cabang Madrasah Singer tingkat Aliyah meraih juara Kedua, Riska Khairina pada cabang Pidato Bahasa Arab tingkat Tsanawiyah meraih peringkat Kedua dan M.Akbar pada cabang Pidato Bahasa Araba tingkat Tsaawiyah meraih medali perunggu.

Hal ini dibeberkan oleh panitia pelaksana pada acara penutupan dan pengumuman pemenang Pelaksanaan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) Tingkat Provinsi Kalimantan Sabtu (25/07/15) di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Selatan yang ditutup secara oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Tambrin. Acara penutupan sendiri dihadiri seluruh Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten/kota dan peserta Aksioma.

Ka.Kanwil Kemenag Prov.Kalsel H. Muhammad Tambrin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala Kantor kementerian Agama kabupaten/kota, kepala seksi Pendidikan madrasah kabupaten/kota dan seluruh panitia , khususnya kepada semua peserta Aksioma yang selama tiga hari berjuang untuk dapat membanggakan madrasahnya.

“Capaian prestasi yang kalian raih tidak hanya menjadi kebanggaan madrasah maupun daerah kalian, tetapi prestasi yang kalian raih merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Selatan, saya ucapkan selamat kepada para pemenang, jangan lupa teruslah asah keterampilan kalian untuk terus berlatih dalam rangka menyiapkan diri ke tingkat Nasional yang akan dilaksanakan tanggal 2 Agustus 2015 di Palembang Sumatera Selatan,” kata Thambrin

Selanjutnya Thambrin mengingatkan kepada seluruh kepala madrasah agar mempersiapkan siswa yang akan di kirimkan pada tingkat nasional nanti, sehingga mampu meraih prestasi serta membanggakan bagi kontingen Kalsel pada ajang aksioma yang berlangsung di provinsi Sumatera Selatan pada awal bulan agustus mendatang.

Sementara itu Kepala Kemenag Kotabaru H. Salman Basri mengucapkan syukur atas prestasi yang diukir kontingen Kotabaru, walaupun belum mencapai target yang maksimal, tetapi saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua official dan atlet Kotabaru yang berhasil meraih prestasi.

“ Kedepannya saya sudah instruksikan baik kepada Kasi Pendidikan Madrasah dan Kepala Madrasah agar melaksanakan pembinaan kepada siswa yang memiliki kemampuan baik pada bidang seni dan olahraga, sehingga kesiapan siswa dalam menghadapi event kejuaraan baik tingkat kabupaten maupun provinsi dapat mencapai prestasi yang diinginkan”, ujar Salman.(Rep/Ft:Lukman)

KUA Kelumpang Selatan Kemenag Kotabaru Raih Juara III KUA Teladan

Ft.KUA Teladan

Banjarmasin-humas Kotabaru, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kelumpang Selatan Kabupaten Kotabaru ditetapkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan sebagai juara ketiga KUA Teladan 2015 tingkat provinsi Kalsel.

Penetapan KUA Kelumpang Selatan sebagai terbagi ketiga KUA teladan tahun ini diumumkan di Gedung Mahligai Pancasila pada Penobatan keluarga sakinah dan KUA teladan sekaligus acara halal bihalal Pejabat Kementerian Agama se-kalsel yang dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Rudy Ariffin dan Wakil Gubernur Kalsel H. Rudy Resnawan, Sabtu, (25/07/15).

Kemenangan yang di raih oleh KUA Kelumpang Selatan ini diumumkan langsung oleh Ketua Tim Penilai KUA teladan tingkat Provinsi Kalsel H. Ahmad Sawiti, untuk terbaik pertama diraih KUA Kecamatan Murung Pudak disusul KUA Kecamatan Bakarangan, Tapin sebagai terbaik kedua.

“Untuk juara pertama yakni, KUA Murung Pudak akan mewakili prov.Kalsel ke tingkat Nasional yang akan diundang ke Istana Negara oleh Presiden,” ujar Sawiti.

Sawiti menambahkan aspek penilaian yang dilaksanakan pada KUA teladan ini meliputi kerapian dalam administrasi dan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Sementara itu Kepala Kemenag Kabupaten Kotabaru H.Salman Basri yang turut menghadiri acara penobatan KUA teladan tersebut dalam keterangannya mengucapkan selamat kepada pemenang khususnya KUA Kelumpang Selatan yang menjadi terbaik ketiga, dan diharapkan kegiataan ini memotivasi yang lainnya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“ Kegiatan ini bisa mendorong KUA lain agar terus memberikan pelayanan yang baik dan maksimal kepada masyarakat”, ujar Salman.

Salman menjelaskan, KUA adalah ujung tombak Kementerian Agama dalam menjalankan tugas dan fungsi pokok dalam pelayanan kepada masyarakat. KUA tidak hanya sebagai lembaga perpanjangan tangan Kementerian Agama terkait pencatatan pernikahan, tetapi juga sebagai penyuluhan dan pembinaan keagamaan di masyarakat.

“Tugas seorang kepala KUA tidaklah ringan, apalagi di Kabupaten Kotabaru yang wilayah kerjanya dari satu kecamatan dengan kecamatan lainnya dengan menggunakan transportasi dan jarak yang lumayan jauh, makanya kita perlu orang-orang yang bisa diandalkan,” ungkapnya

Secara terpisah, Kepala KUA Kelumpang Selatan Abdul Haliq, S.Ag mengaku senang setelah KUAnya termasuk sebagai KUA teladan se Kalsel, walaupun dinobatkan sebagai termasuk terbaik ketiga. Prestasi ini menjadikan motivasi sendiri bagi saya khususnya KUA Kelumpang Selatan untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. ” Hasil ini menjadi tantangan tersendiri untuk mempertahankan atau menjadi yang terbaik pada depan, ini sebagai tambahan motivasi bagi dirinya dan pegawainya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, yang mana masyarakat Kelumpang Selatan jarak desa ke desa lainya berjarak hampir puluhan kilometer dan medan transportasi juga sangat sulit”, ucap Haliq.

Haliq menambahkan memang intinya kita sebagai kepala KUA harus berperan aktif disegala lini, baik menjalin komunikasi di tingkat atas maupun bawah, selain mejaga kebersihan dan kenyamanan tempat berkerja.

Sebelumnya dalam sambutannya Ka.Kanwil Kemenag Prov.Kalsel mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang KUA teladan tingkat Provinsi. Kantor KUA tidak selalu identik dengan tempat pernikahan, akan tetapi bagaimana kantor KUA dalam keseharian juga identik dengan kegiatan bernilai positif bagi masyarakat.

“ Kantor KUA tidak selalu identik dengan tempat pernikahan, akan tetapi bagaimana kantor KUA dalam keseharian juga identik dengan kegiatan bernilai positif bagi masyarakat”, kata Thambrin.

Lebih lanjut Thambrin menjelasakan bahwa masyarakat harus tahu, bahwa kantor KUA juga bisa memberikan informasi tentang nilai-nilai dan ilmu pengetahuan berkaitan dengan sendi-sendi keagamaan yang berguna bagi masyarakat.(Rep:Lukman / Ft:Abdul Haliq)

Ka.Kemenag Kotabaru Hadiri Halal Bi Halal Dengan Gubernur Kalsel

ft.Halal Bi HalalBanjarmasin-humas Kotabaru, “Halal Bi Halal merupakan tradisi khas yang merefleksikan bahwa Islam adalah agama toleransi, yang mengkedepankan pendekatan hidup rukun dengan semua agama, untuk selalu berbuat baik, memaafkan kesalahan orang lain serta sarana untuk saling berlomba dalam kebaikan, kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru H.Salman Basri saat menghadiri acara halal bi halal keluarga besar Kementerian Agama bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Sabtu (25/07/15) di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Masih dikatakannya bahwa halal bi halal merupakan salah satu momentum dalam memupuk rasa kepedulian dan kebersamaan yang di bangun lewat sikap tolong menolong. “ Kita sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama untuk terus memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat”, ujarnya.

Seluruh jajaran pejabat Kementerian Agama mulai dari Kepala Kantor Kemenag, Kepala Seksi, Kepala KUA Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan yang menghadiri acara halal bi halal ini, turut dihadiri oleh Gubernur Kalsel H.Rudy Ariffin dan Wagubnya H.Rudy Resnawan serta beberapa Kepala Dinas Pemerintahan Prov.Kalsel.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan H.M.Thambrin, secara khusus mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada bawahannya. Ia atas nama pribadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kalsel menghaturkan permohonan maaf lahir batin selama berinteraksi dalam dinas maupun di luar dinas.

Selain itu, Thambrin mengajak seluruh ASN Kemenag Kalsel agar lebih meningkatkan kedisplinan dan semangat kerja untuk turut memajukan pembangunan di daerah kita. “ Orang nomor satu diKemenag meminta kepada jajarannya agar terus bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama, walaupun wilayah Kalsel dianggap aman dari masalah kerukunan tetapi kita tidak boleh lengah untuk terus memonitoring kerukunan beragama di setiap daerah”, ujar Thambrin.

Sementara itu Gubernur H.Rudy Ariffin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, yang turut membantu dalam pembangunan di Kalimantan Selatan. Saya juga meminta maaf, sudah pasti ada kesalahan yang pernah saya lakukan selama 10 tahun terakhir dalam memimpin Kalsel.

Pasalnya inilah halal bi halal Idul Fitri terakhir dimasa jabatan H.Rudy Ariffin. Terhitung , 22 hari lagi H.Rudy Ariffin dan H.Rudy Resnawan akan mengakhiri masa kepemimpinannya secara resmi di Kalimantan Selatan.

Rudy Ariffin berpesan agar kerjasama yang terjalin cukup baik antara pemerintah daerah Kalsel dengan Kementerian Agama dapat terus berlanjut. “ Terutama dalam hal membina kerukunan umat beragama dan Program Wajib Baca Tulis Al-Qur’an”, ujarnya.(Rep:Lukman)

Ka.Kemenag Kotabaru : Aksioma Merupakan Barometer Pengembangan Siswa Madrasah

Ft.Pembukaan Aksioma Kanwil

Banjarbaru-humas Kotabaru, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru H.Salman Basri dalam keterangannya saat menghadiri pembukaan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga (AKSIOMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2015, mengatakan kompetisi Aksioma ini merupakan barometer pengembangan potensi dan kreativitas siswa madrasah yang memiliki bakat pada bidang seni dan olahraga, Kamis (23/05/15)

Dikatakan Salman, AKSIOMA adalah salah satu program strategis dalam rangka untuk menggali sedalam-dalamnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki siswa/siswi Madrasah baik tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah, untuk pengembangan potensi dari siswa yang memiliki kemampuan pada bidang seni dan olahraga.

“Karenanya saya meminta kepada semua peserta khususnya asal Kabupaten Kotabaru yang mengikuti ajang kompetisi ini untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, sehingga mampu meraih prestasi yang membanggakan” ujar Salman.

Salman menambahkan kegiatan ini sebagai motivasi bagi siswa untuk berprestasi dibidang olah raga. “Kegiatan ini bisa menjadi evaluasi agar lebih meningkatkan prestasi anak-anak didiknya. Sehingga pendidikan di Kalsel bisa lebih baik dan mampu bersaing ditingkat nasional bahkan sampai internasional,” harapnya

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (KaKanwil) Prov.Kalsel Drs.H.M.Thambrin, M.MP.d, yang membuka secara langsung kompetisi Aksioma tersebut dalam sambutannya mengajak seluruh siswa dan siswi untuk dapat menunjukkan kemampuan dalam mengikuti pertandingan, sehingga mampu memberikan yang terbaik bagi daerahnya. “ Bertandinglah kalian dengan tetap menjunjung nilai sportivitas yang tinggi sehingga nilai-nilai kejujuran selalu terpancar di hati kalian”, ajak Thambrin.

Thambrin menambahkan ajang AKSIOMA ini merupakan memontum strategis bagi madrasah dalam mencetak siswa-siswinya khususnya dalam bidang seni dan olahraga. Kompetisi ini memberikan perhatian jiwa dan raga siswa madrasah dalam mengembangkan kreatifitas dan prestasi serta mutu madrasah. “ AKSIOMA menjadikan siswa madrasah untuk berekspresi, bertindak sportif dan beraktualisasi diri”, ujarnya.

Sementara itu dalam laporannya ketua pelaksanaan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Kalsel H.Noor Fahmi menyampaikan bahwa kegiataan Aksioma ini diikuti sebanyak 377 peserta, yang terdiri dari 91 orang tingkat madrasah Ibtidaiyah, 182 orang tingkat madrasah Tsanawiyah dan 104 madrasah aliyah dengan 11 perlombaan baik dari seni maupun olahraga.

Adapun cabang olahraga dan seni yang dilombakan diantaranya MTQ, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Kaligrafi, Madrasah Singer, Atletik 100 meter, Atletik 400 meter, Bulutangkis dan Tenis Meja.(Rep/Ft:Lukman)

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 350 pengikut lainnya.