Ciri Utama Ajaran Sesat Adalah Ajaran Yang Menyimpang Dari Ajaran Sebenarnya

Ft.Ajaran Sesat

Kotabaru-humas, Sehubungan semakin maraknya ajaran sesat atau menyimpang dari ajaran agama Islam, untuk mengantisipasi hal tersebut Kantor Kementerian Agama (KanKemenag) Kabupaten Kotabaru melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kelumpang Selatan menyelenggarakan sosialisasi fatwa-fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang ajaran sesat, Senin (29/02/16) bertempat di langgar At-Taqwa Desa Sungai Kupang.

Dalam arahannya Kepala KUA Kelumpang Selatan Abdul Haliq, S.Ag mengatakan sebagai muslim kita harus benar-benar mengetahui apa kewajiban seorang muslim dan larangan-larangannya. Dasar dalam melaksanakan semua kewajiban dan larangan bagi seorang muslim yaitu dari kita belajar serta mengamalkan segala sunah-sunah Rasul yang terdapat dalam Al Qur’an dan Al-hadist. “ Jika kita menjalankan semua dengan ikhlas niscaya kita akan selamat dunia dan akherat” kata Haliq

Masih dikatakan Haliq bahwa ajaran sesat merupakan ajaran yang menyimpang dari ajaran sebenarnya, ajaran yang benar yaitu ajaran yang telah dibawah oleh nabi Muhammad SAW, ajaran untuk semua umat dimuka bumi, Jika bertentangan dengan ajaran beliau maka dikategorikan sesat.

“ Ciri utama ajaran sesat yaitu tidak jauh –jauh dari penyimpangan rukun islam dan rukun iman dalam islam, jika suatu ajaran rukun sudah berbeda dengan rukun dalam islam maka itu sudah sesat”, terang Haliq.

Selanjutnya Haliq menambahkan bahwa sekarang ini banyak sekali ajaran-ajaran yang bertentangan dengan ajaran sebenarnya, seperti ajaran gafatar atau ajaran yang mengaku nabi, sedangkan sudah jelas dalam AlQur’an setelah nabi Muhammad SAW tidak ada lagi nabi baru.

Mengaku dapat wahyu dari jibril, sedangkan yang mendapat wahyu hanyalah Rasul ALLAH SWT, nabi Muhammad adalah yang terakhir mendapatkan wahyu. Selain itu juga jika suatu ajaran sudah berhubungan ujung –ujungnya duit, bisa dicurigai menyimpang misalnya masuk suatu aliran ada pendaftaran dan infak-infak yang tak jelas, Karena di dalam Islam tidak ada biaya dalam melakukan ibadah.

Ditempat terpisah Kepala KanKemenag Drs.H.Salman Basri, MM menerangkan sebagai muslim kita harus benar-benar memahami dan mengamalkan perintah ibadah yang telah diajarkan oleh Rasullulah SAW, sehingga kita akan tahu ajaran apa saja yang termasuk sesat, sehingga kita tidak terjerumus dalam aliran sesat.

Jikapun itu ada aliran atau ajaran yang berbeda dengan Islam, Islam sangat menghargai dan tidak berhak menghakimi aliran apapun. Tetapi jika ada suatu aliran yang mengatasnamakan ataupun berhubungan Islam, yang memiliki ajaran yang bertentangan dengan Islam maka aliran tersebut merupakan ajaran sesat yang perlu diluruskan.

Hadir pada acara tersebut perkumpulan ibu-ibu majelis taklim At-Taqwa, tokoh masyarakat, penyuluh agama dan Tokoh agama.(Rep:Aan/Abdul Haliq Ft:Abdul Haliq)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s