Pahami Juklak dan Juknis Dana BOS Dengan Seksama

Ft.Monev BOSKotabaru-humas, Dalam rangka pengawasan terhadap pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru melakukan monitoring pengawasan penggunaan dana BOS kepada dua madrasah swasta, beberapa waktu lalu.
Tim Monitoring BOS yang terdiri dari 5 orang petugas yakni Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan

Madrasah (Penmad) Kemenag Kotabaru Hj.Siti Fatimah, dua orang stafnya Bahrinnudin, Khairani Jamil, satu orang dari Bendahara Pengeluaran Doris Handriono dan Humas Kemenag Lukman yang turut mendampingi pelaksanaan monitoring tersebut.

Dalam keterangannya Kasi Penmad Hj.Siti Fatimah dalam keterangannya mengatakan pada tahap awal ini tim hanya melakukan kunjungan ke Madrasah yang terletak di jantung Ibukota Kabupaten Kotabaru, seperti MTsS Darul Ulum dan MAS Darul Ulum.

Dalam kunjungannya ini, Kasi Penmad meminta masukan terkait dengan kelancaran dan penggunaan pencairan dana BOS Madrasah. “ Untuk madrasah Negeri tidak luput dari pengawasan tim juga walaupun mempunyai DIPA masing-masing”, katanya.

Ditempat terpisah Kepala Kemenag Kotabaru H.Salman berharap Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah harus sesuai dengan aturan yang berlaku, tepat sasaran dan tertib dalam administrasinya. “ Agar semua madrasah baik berstatus Negeri maupun Swasta agar betul-betul memahami juklak dan juknis penggunaan dana BOS sehingga penggunaan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku”, harap Salman.

Sementara itu Bahrinnudin salah seorang tim monitoring dalam keterangannya mengatakan bahwa tim monitoring BOS untuk memonitoring sejauhmana madrasah telah menggunakan dana BOS pada triwulan ketiga, serta untuk melakukan pencairan lagi pada triwulan keempat yang akan dicairkan Bulan November nanti.

Bahrin menambahkan untuk monev ini tim menilai apakah semua madrasah sudah melaksanakan penyaluran Dana BOS sudah sesuai dengan petunjuk juklak dan juknisnya seperti telah menyusun buku kas umum, buku pembantu kas, buku pembantu bank dan buku pembantu pajak.

“ Saya berharap pada monev ini agar madrasah dalam pelaksanaan penggunaan dana BOS dapat saling bertukar informasi koordinasi sehingga tidak menyimpang dari peraturan yang berlaku”, ujarnya. (Rep/Ft:Lukman)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s