63 Persen Pegawai Kemenag Kotabaru Sudah Lakukan Registrasi Ulang E-PUPNS

Ft.Epupsn

Kotabaru-humas, Sejak awal September seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) se Indonesia diwajibkan untuk meregistrasi pendaftaran ulang, tidak terkecuali bagi aparatur Sipil Negara Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotabaru, masing-masing pegawai terlihat sibuk untuk melakukan pendataan ulang.

Kepala Kemenag H.Salman Basri, Senin (07/09/15), menyebutkan pendataan pegawai negeri sipil secara elektronik (e-PPNS) melalui website http://pupns.bkn.go.id, telah dimulai oleh masing-masing calon pegawai negeri sipil (belum PNS 100 persen) maupun pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kemenag Kotabaru sejak 1 September lalu.

PUPNS secara elektronik, merupakan program pemerintah yang mewajibkan seluruh CPNS/PNS untuk meregistrasi pendaftaran ulang. Sebagai dasar hukum yang digunakan untuk PUPNS elektronik tertuang dalam Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan BKN Nomor 19 tahun 2015, tentang pedoman pelaksana PUPNS secara elektronik tahun 2015.

Program PUPNS yang wajib dilakukan PNS, sebagai bentuk kegiatan pemutakhiran data PNS yang dilakukan secara online. Selain bertujuan untuk penentuan kebijakan, sehingga PNS yang mengikuti proses seleksi jabatan bisa dipastikan kevalidan datanya.

“ Jika tidak melakukan pendataan ulang, maka PNS yang bersangkutan akan dinyatakan berhenti atau pensiun, jadi diharapkan semua pegawai agar proaktif menanyakan hal-hal tersebut pada bidang kepegawaian”, ujarnya.

Sementara itu staf pelaksana kepegawaian, Safrah SE menjelaskan formulir PUPNS secara elektronik, berisi data utama PNS, posisi dan riwayat. Di samping itu terdapat data untuk PNS, stakeholder di antaraanya memuat Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapetarum),BPJS Kesehatan dan KPE.

“ Bukti kalau PNS itu telah melakukan PUPNS secara elektronik, lanjutnya, mereka menyerahkan print out terakhir bukti sudah registrasi dan bukti pengisian formulir registrasi kepada bagian kepegawaian sebagai Verifikator level 1.

Safrah menegaskan, sanksi bagi PNS yang tidak mengikuti PUPNS tahun 2015, mereka tidak tercatat dalam database ASN Nasional di BKN, selain tidak akan mendapatkan layanan kepegawaian dan akan dinyatakan berhenti atau pensiun.

“ Untuk itu diharapkan seluruh PNS agar sudah dapat meregistrasi data kepegawaiannya melalui alamat website http://epupns.bkn.go.id, dimana setiap pegawai yang sudah meregistrasi mendapatkan nomor registrasi untuk disampaikan kepada bagian kepegawaian untuk diregistrasi dan mendapatkan hak memasukkan data lainya di menu utama”, terangnya.

Menurut Safrah data sementara pegawai Kemenag Kotabaru yang sudah melakukan registrasi ulang mencapai 63% dari 204 pegawai yang aktif di lingkup Kemenag Kotabaru.(Rep/Ft:Lukman).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s