Ka.Kemenag Kotabaru : Himbau Agar Segera Keluarkan Zakat Fitrah

Ft.Himbau Zakat FitrahKotabaru-humas, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru H.Salman Basri, menghimbau kepada masyarakat Bumi Saijaan khususnya para karyawannya agar segera mengeluarkan zakat fitrah.

“Untuk lebih memudahkan petugas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam pengumpulan dan pendistribusian hasil zakat fitrah ,” kata Salman, Selasa, (14/07/15) di ruang kerja.
Salman menjelaskan bahwa zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban umat Islam di Bulan Ramadhan yang diwajibkan atas diri setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan yang mempunyai kemampuan dengan syarat-syarat yang sudah ditetapkan.

Zakat fitrah dapat diartikan sebagai zakar ramadhan, zakat fitri atau lebih dikenal dimasyarakat sebagai zakat pembersih diri atas diri individual tiap muslim. “ Jadi zakat fitrah merupakan penyempurnaan ibadah puasa di Bulan Ramadhan serta mensucikan orang yang berpuasa dari melakukan perbuatan-perbuatan keji dan munkar”, ungkapnya.

Selanjutnya Salman yang juga menjabat Ketua Tanfidiyah Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kotabaru mengutarakan syarat orang yang wajib mengeluarkan zakat, yakni paling utama beragama Islam, kedua Merdeka (bukan budak, hamba sahaya), ketiga mempunyai kelebihan harta dalam memenuhi tanggungannya, keempat anak yang lahir sebelum matahari jatuh pada akhir bulan ramadhan dan hidup selepas terbenam matahari

“ Jikalau tanggungannya menikah maupun telah meningggal dunia pada puasa maka orang tersebut terlepas dari membayar zakat fitrah”, jelasnya

Salman menambahkan adapun golongan yang berhak menerima zakat fitrah diantaranya Faqir, Amil zakat, muallaf,Budak Mukatab, Ghorim (orang yang berhutang), Fisabilillah dan terakhir ibnu sabil (musafir) yaitu orang yang memulai bepergian dari daerah tempat zakat atau musafir yang melewati daerah tempat zakat.

Salman mengatakan, Kantor Kemenag Kotabaru menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing individu untuk menyerahkan zakat fitrahnya. Namun, jika masyarakat bingung mencari delapan golongan tersebut, Ia mengimbau agar masyarakat dapat menyerahkan kepada masjid, langgar maupun musala yang sudah membentuk UPZ di masing-masing.” Disetiap tempat ibadah biasanya sudah terbentuk panitia penerima zakat yang lazimnya di sebut UPZ, yang bertugas menerimakan dan mendistribusikan zakat fitrah kepada yang berhak menerima”, ujarnya.

Sekedar mengingatkan bahwa untuk masing-masing individu besaran zakat fitrah terbagi tiga kategori, yakni jenis beras Unus Mutiara dan sejenisnya ditaksir dengan uang Rp.45.000,-, kategori dua jenis beras Lele dan sejenisnya ditaksir dengan uang Rp.32.000, dan kategori ketiga jenis beras Pandan Wangi dan sejenisnya ditaksir dengan uang Rp.28.000,-(Rep/Ft:Lukman)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s