Kemenag Kotabaru Gelar Rakor Pencairan BOS

Ft.Rakor BOS Penmad

Kotabaru-humas, Dalam rangka percepatan pencairan dan akuntabilitas penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2015, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru melalui Seksi Pendidikan madrasah (Penmad) menggelar rapat koordinasi Kepala Madrasah dan Raudhatul Atfhal Se Kotabaru, Sabtu (04/07/15) di Aula Kemenag Kotabaru.

Kepala Kemenag Kotabaru H.Salman Basri, dalam sambutannya mengatakan dana BOS merupakan program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar. “ Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu”, tambahnya.

Lebih lanjut Salman berharap kepada seluruh kepala madrasah dan Raudhatul Atfhal setelah pencairan dana BOS nantinya agar digunakan sesuai dengan juklak dan juknisya sehingga tidak melenceng dari buku pedoman petunjuk penggunaan dana BOS. “ Jika tidak ingin berurusan dengan jalur hukum, gunakan dana BOS sesuai dengan petunjuknya, dengan membuat Rencana Anggaran Penggunaan Belanja Anggaran Madrasah (RAPBM)”, ingat Salman.

Senada yang disampaikan oleh Ka.Kemenag Kotabaru, Kasi Pendidikan Madrasah Hj.Siti Fatimah dalam laporannya menyampaikan ada beberapa point penting yang perlu dicermati oleh kepala madrasah dan bendahara BOS dalam hal pengelolaan dana BOS setelah pencairan.

Sementara itu narasumber salah satu narasumber pada kegiataan tersebut Doris Handriono, SE menekankan ada beberapa yang perlu diperhatikan dalam penggunaan dana BOS setelah cair. Salah satunya adalah penggunaan dana BOS harus sesuai dengan peruntukkannya.

“Prosedur penggunaan dana BOS harus sesuai dengan Juklak dan juknis, dengan alur kerja sistem pencairan berupa penyampaian RAPBM, dilanjutkan langkah pencairan oleh bendahara berupa UP/ TUP, SPJ harus segera diselesaikan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan dan sesuaikan LPJ dengan Rencana Kegiatan Anggaran Madrasah (RKAM),” terang Doris.

Kegiataan rakor yang diikuti oleh Kepala Madrasah dan Bendahara pengeluaran sebanyak 50 peserta baik madrasah negeri maupun swasta dari tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah serta kepala Raudhatul Atfhal. (Rep:Lukman / Ft: Dhani)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s