Kemenag Kotabaru Gelar Sosialisasi Dana BOS Bagi Pontren

Ft.Bos PontrenKotabaru-humas, Dalam rangka memberikan pemahaman tentang juklak dan juknis penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagian Pondok Pesantren berbasis penyelenggara Wajar Dikdas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru melalui seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) melaksanakan Pelatihan Pembuatan Pembukuan dan Pelaporan Dana BOS bagi Pondok Pesantren (Pontren), di Aula kantor Kemenag Kotabaru, Senin (29/06/15).

Dalam laporan Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kemenag Kotabaru, Drs.H.Imran mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang pelaporan dan penggunaan dana BOS yang akan disalurkan, sehingga dalam pelaporan penggunaan nanti tidak melenceng dari juklak dan juknis tentang penggunaan dana BOS yang telah disalurkan.

“ Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan semua pontren yang menerima bantuan ini mampu dan dapat tepat dalam pelaporan penggunaan dana tersebut”, kata Imran.

Sementara itu Kepala Kemenag Kotabaru Drs.H.Salman dalam sambutannya mengatakan mengapresiasi kegiatan ini untuk kematangan pengurus pontren dalam mengelola bantuan dana BOS.” Kepada petugas pengelola dana BOS agar betul-betul mengelola bantuan tersebut, karena jika kita salah dalam pengelolaan akan berhadapan di jalur hukum”, kata Salman.

Masih dikatannya, bahwa dalam mengelola dana BOS tersebut para petugas agar memperhatikan sedemikian juklak dan juknisnya dan tidak melenceng dari aturan yang telah berlaku.

Salman berharap setelah mengikuti kegiataan ini para pengelola dana BOS sudah dapat mengajukan proposal pencairan dana BOS tersebut sesuai dengan aturan yang telah di berlakukan, sehingga bantuan tersebut segera direalisasikan.

Pelatihan sosialisasi dana BOS tersebut diikuti 3 pondok pesantren yakni Pontren Nurul Iman, Pontren Al-Muslimun dan Pontren Raudhatul Jannah. Ketiga Pontren tersebut merupakan penerimaan bantuan dana BOS.

Doris Handriono, SE sebagai narasumber pada kegiataan tersebut memberikan materi tentang pembuataan pembukuan dan pelaporan dan BOS Pontren dalam materinya menyampaikan bahwa untuk memudahkan kita dalam melakukan pembukuan setiap transaksi yang dikeluarkan harus disertai bukti kuintasi dengan uraian yang jelas dan sesuai peruntukkannya.

“ Setiap pengeluaran dana BOS harus disetujui oleh Kepala Pontren dan disetujui di bayar oleh bendahara dengan dibubuhi tanda tangan kedua pejabat tersebut”, kata Doris.

Untuk kelancaran administrasi dan pencairan dana BOS, saya harapkan agar ketiga Pontren yang masuk dalam daftar penerima dana BOS untuk membuat RKAPP (Rencana Kerja Anggaran Pondok Pesantren) sehingga pencairan dapat segera direalisasikan.(Rep/Ft:Lukman)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s