Kemenag Kotabaru Laksanakan Penyusunan SKP Bagi Kepala KUA

Ft.Sosialisasi SKP KUA

Kotabaru-humas, Dalam rangka menyamakan persepsi tugas dan fungsi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan dalam pembuatan Sasaran Kerja Pegawai (SKP), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru melaksanakan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) bagi Kepala KUA Se Kabupaten Kotabaru, yang berlangsung di Aula Kemenag Kotabaru, Selasa (17/03/15).

Dalam arahannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru Drs.H.Salman Basri mengatakan bahwa kegiataan ini untuk memberikan kemudahan kepada Kepala KUA dalam penyusunan SKP, sehingga dalam penyusunan SKP Kepala KUA dapat disamaratakan isi dan jenis pekerjaan yang tercantum dalam lembar SKP.

“ Hal ini sangat penting, karena masih banyak Kepala KUA yang menyusun SKP berdasarkan persepsi masing-masing, sehingga menyulitkan bagi Kepala KUA lainnya untuk mengambil acuan dalam hal penyusunan SKP”, kata Salman.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kotabaru H.Ramadhan, S.Ag,M.Pd.I yang menjadi narasumber pada kegiataan tersebut menyampaikan bahwa SKP merupakan penilaian kinerja pegawai selama 1 tahun yang dulu dikenal dengan sebutan DP3, yang aturan tersebut terdapat pada PP No.46 Tahun 2011 tentang Penilaian Kinerja PNS.

“Untuk penilaian SKP sendiri terdiri dari beberapa aspek, yakni Kuantitas, Kualitas, Waktu, dan/atau Biaya. Sementara Penilaian perilaku kerja meliputi unsur : Orientasi Pelayanan, Integritas, Komitmen, Disiplin, Kerjasama, dan Kepemimpinan. SKP sama juga dengan DP3 yang penilaiannya ditetapkan setiap tahunnya pada bulan Januari serta digunakan sebagai penilaian prestasi kerja dan pembayaran tunjangan kinerja”, jelasnya.

Seperti kita ketahui bahwa seluruh PNS yang bernaung dibawah Kementerian Agama pada tahun kemarin mendapatkan tunjangan kinerja, walaupun pembayaran selama 6 bulan.

Pada penyusunan SKP sendiri selain melakukan tugas utama yang sudah fungsinya, apabila seorang pegawai memiliki tugas tambahan/penunjang terkait dengan jabatan, maka dapat dinilai dan ditetapkan menjadi tugas tambahan. Pegawai yang melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh pimpinan/pejabat penilai yang berkaitan dengan tugas pokok jabatan, hasilnya dinilai sebagai bagian dari capaian SKP itu sendiri.

“Jika pegawai dapat menunjukkan kreatifitas yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi maupun masyarakat dalam melaksanakan tugas pokok jabatan, hasilnya juga dapat dinilai sebagai bagian dari capaian dalam penilaian SKP”, Tambah Ramadhan.

Abdul Haliq, S.Ag Kepala KUA Kecamatan Kelumpang Selatan mengatakan menyambut baik kegiataan ini. “ Mengingat masih banyak rekan-rekan sesama Kepala KUA yang belum memahami tentang cara menyusun SKP yang dimaksud, maka dengan pelatihan ini dapat memberikan persepsi acuan yang sama dalam penyusunan SKP bagi Kepala KUA”, kata Haliq.(Rep/ft:Lukman)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s