Kloter 09 BDJ Laksanakan Tawaf Ifadah

Ft.Tawaf Ifadah

Kotabaru-humas, Rabu (08/09/14) pukul 10.00 WAS (Waktu Arab Saudi) menurut informasi dari Tim Petugas Haji Indonesia (TPHI) kloter 09 BDJ DR.H.Ahmad Kamal, M.Ag bahwa untuk kloter 09 BDJ telah kembali ke Mekkah untuk melaksanakan tawaf ifadah dan sa’i, setelah selesai melaksanakan ritual haji seperti wukuf dan melontar jumrah.

Dalam keterangannya petugas TPHI DR.H.Ahmad Kamal, M.Ag melalui blacberry messagger kepada humas kemenag Kotabaru mengatakan sudah ada sebagian jamaah haji kloter 09 telah selesai melaksanakan tawaf ifadah dan sa’i, sisa akan melaksanakan setelah shalat asar waktu Arab Saudi. “H.Kamal menambahkan ada salah seorang jamaah kloter 09 BDJ asal Kabupaten Tanah Bumbu atas nama Hj.Siti Aisyah Binti Ahmad yang sakit dan sekarang di rawat di BPHI Mekkah”

Selanjutnya dapat disampaikan bahwa pada dasarnya thawaf di bagi menjadi dua, yaitu Thawaf Rukun (Thawaf ifadhah) dan thawaf Tathawwu’. Adapun Thawaf Tathawwu’ terdiri dari tiga hal; Thawaf Qudum, Thawaf Tathawwu’, dan Thawaf Wada‘.

Pertama, Thawaf Rukun (Thawaf Ifadhah). Sebagaimana yang telah ditetapkan oleh jumhur ulama bahwa Thawaf Ifadhah adalah rukun haji. Apabila tidak dikerjakan, batallah hajinya. Sebagaimana firman Allah, “… dan hendaklah mereka menthawafi Baitullah.” (QS. Al-Hajj: 29).

Kedua, Thawaf Qudum. Thawaf ini dilakukan Rasulullah apabila beliau masuk Masjidil Haram. Thawaf ini adalah pengganti shalat tahiyyat masjid. Thawaf ini adalah thawaf yang pertama dilakukan oleh para jamaah haji dan orang yang mengunjungi Masjidil Haram. Thawaf Qudum ini dinamakan pula Thawaf Dukhul, yaitu Thawaf ketika memasuki Masjidil Haram.

“ Jika yang mengerjakan thawaf ini melakukan Haji Ifrad maka thawaf ini dinamakan Thawaf Qudum, Thawaf Tahiyyah, atau Thawaf Dukhul. Jika orang melakukan Haji Qiran, atau Tamattu, maka thawaf ini menjadi Thawaf Umrah.”, terang H.Kamal

Ketiga, Thawaf Tathawwu’ atau yang dikenal juga dengan Thawaf Tahiyyah adalah thawaf yang dilakukan setiap masuk ke Masjidil Haram, sebagai ganti shalat tahiyyah masjid. Thawaf ini dianjurkan agar dikerjakan oleh setiap orang yang masuk ke Masjidil Haram, kecuali ketika shalat fardhu sudah dimulai atau iqamat sudah dikumandangkan.

Keempat, Thawaf Wada’. Thawaf ini dikerjakan pada waktu para jamaah haji akan pulang meninggalkan Makkah. (Rep:Lukman /Ft: H.Kamal)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s