Tim Monev BOS Kemenag Kotabaru Berjibaku Dengan Lumpur

Ft.Monev jalan

Kotabaru humas – Ada hal yang menarik dan cukup menegangkan bagi tim monitoring BOS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru saat melakukan perjalanan menuju madrasah MTs Darul Ulum Suka Maju dan MTs Satu Atap (SA) Miftahul Khair kecamatan Sampanahan, dimana menuju dua lokasi tersebut tim monitoring harus rela menahan goncangan dari jalan yang tidak beraspal sepanjang 18 Km serta hutan belantara yang dilewati untuk sampai ke madrasah tersebut.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Dra.Hj.Siti Fatimah dalam keterangannya, Jum’at (15/08/14) mengatakan Tim Monev BOS yang terdiri 5 orang dengan mengendarai sebuah mobil rela berjibaku dengan lumpur untuk sampai ke madrasah bersangkutan.

“ Saya mengucapkan terima kasih kepada tim monev yang mendamping walaupun dengan susah payah sampai dengan pengorbanan yang tinggi untuk melaksanakan tugas sehingga sampai ketempat tujuan dan pulang kembali kerumah dengan selamat”, kata Fatimah.

Lebih lanjut Hj.Siti Fatimah mengatakan Pelaksanaan monitoring BOS ini untuk mengetahui sejauh mana sudah program BOS berjalan serta penggunaan dana tersebut berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“ Apalagi madrasah yang berada di daerah pedalaman yang cukup sulit dijangkau tentunya informasi-informasi penggunaan dana BOS sangat diperlukan oleh madrasah tersebut” terang Hj.Siti Fatimah.

Ada beberapa mekanisme dalam hal penggunaan dana mekanisme yang telah ditentuka diantara mekanisme penetapan alokasi dana BOS, mekanisme penyaluran dan pengambilan dana BOS, mekanisme penggunaan dana BOS, monitoring dan pengawasan dana BOS, pelaporan penggunaan dana BOS.

“ Dari hasil dari monitoring tersebut ada madrasah yang telah menggunakan anggaran tersebut sesuai yang dibutuhkan per-triwulan dan ada juga yang belum, karena penggunaannya disesuaikan dengan keadaan, tetapi pada dasarnya semua madrasah telah melakukan sesuai prosedur” tambah Hj.Siti Fatimah

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru H.Ahmad Sawiti, S.Ag,M.HI mengharapkan dengan adanya tim monitoring penggunaan dana BOS, semua madrasah harus mengikuti prosedur atau mekanisme yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat, dalam hal penggunaan dana tersebut.

“ Dengan adanya tim monitoring dalam rangka penggunaan dana BOS ini diharapkan tidak ada lagi kesalahan dalam penggunaan dana BOS, sehingga laporan keuangan berdasarkan asas laporan yang akuntabel” ujar Sawiti. (Ref/Ft:Lukman)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s