Ka.Kemenag Kotabaru : MTQ Wadah Edukasi Umat Islam

LPTQ Batam

Kotabaru (humas) – Beberapa orang pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kabupaten Kotabaru turut menjadi bagian dari Kafilah Provinsi Kalimantan Selatan dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXV di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Kota Batam yang dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di lapangan Engku Puteri, yang ditandai dengan pemukulan bedug oleh Presiden SBY.

MTQ Nasional yang diikuti sebanyak 33 provinsi dengan jumlah kafilah sebanyak 1452 orang yang memperlombakan 7 musabaqah dan 21 golongan. MTQ Nasional XXV berlangsung selama 9 hari penuh (6 s/d 14 Juni) dengan panggung utamanyaberarsitektur masjid Nabawi di Madinah dan direfleksikan dengan cita rasa budaya melayu. MTQ ke XXV ini mengusung tema “Aktualisasi Nilai-nilai Universal Alquran untuk Pencerahan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang Rukun dan Damai”. Dengan subtema “Harmoni Dalam Keberagaman”.

Sebanyak Delapan orang Pengurus LPTQ Kabupaten Kotabaru yang turut serta dalam kafilah Provinsi Kalsel yang di pimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru H.Ahmad Sawiti, S.Ag dalam keterangannya kepada koresponden humas diruang kerjanya, Senin (30/06/14) mengatakan bahwa keberangkatan pengurus LPTQ Kotabaru meninjau pelaksanaan MTQ Nasional tersebut merupakan program kerja dari LPTQ, selain itu untuk memberikan dukungan moril kepada kafilah yang bermusabaqah.

“ Seperti diketahui bahwa 2 orang peserta yang mewakili Kalsel merupakan utusan dari Kotabaru yakni qori golongan Dewasa atas nama Syamsuri dan qori golongan Kanak-kanak atas nama Ahmad Reza Maulana”, kata Sawiti.

Lebih lanjut mantan qori Nasional di era 90’an ini menambahkan bahwa LPTQ Kotabaru bertekad untuk lebih memaksimalkan peningkatan qori-qoriahnya sehingga dapat meraih prestasi baik ditingkat Provinsi maupun Nasional, seperti yang sudah tercapai pada MTQ di Pelaihari kemarin. “ Dimana Kabupaten Kotabaru menduduki peringkat 5 kejuaraan daerah dengan raihan juara pertama qori dewasa dan kanak-kanak”, terang Sawiti.

“ Pelaksanaan MTQ yang tidak hanya sekedar perlombaan saja, tapi MTQ hendaknya dapat juga dijadikan sebagai siar agama serta edukasi umat dan terlebih untuk memuliakan Al Quran. (Ref/Ft:Lukman)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s