Ka.Kemenag Kotabaru : Zakat Ciri Sistem Ekonomi Islam

Ft.Pembinaan Zakat

Kotabaru (Humas) – Dalam rangka memberikan pemahaman tentang pendistribusian serta pemberdayaanzakat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru melalui bidang Penyelenggara Bimbingan Syariah melaksanakan kegiataan pembinaan dan pemberdayaan Zakat bagi pengurus Baznas Kecamatan dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid, Langgar dan Mushala se Kabupaten Kotabaru, Kamis (12/06/14) bertempat di Gedung Islamic Centre Kotabaru.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru H.Ahmad Sawiti, S.Ag,M.HI yang membuka secara resmi kegiataan tersebut dalam sambutannya mengatakan zakat merupakan salah satu ciri dari sistem ekonomi Islam, karena zakat merupakan salah satu implementasi azas keadilan dalam sistem ekonomi Islam. Tetapi sangat disayangkan di negara kita yang mayoritas penduduknya umat muslim dalam pengelolaan zakat masih tertinggal dengan negara Islam di Timur Tengah dalam dalam pengelolaan zakat yang produktif.

Persoalannya ini dikarenakan , masih kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat khususnya pada tingkat UPZ tentang bagaimana mengelola Zakat serta masih adanya perbedaan faham di tengah masyarakat tentang pengelolaan wakaf ke arah produktif.

“Maka itu diperlukan adanya persamaan faham tentang apa dan bagaimana memberdayakan potensi zakat dan perwakafan dalam menuju zakat yang lebih produktif dengan menggali berbagai potensi dalam pengelolaan zakat”, kata Sawiti.

Sawiti mengharapkan agar kegiatan yang dilaksanakan ini dapat membawa dampak positif bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mengaplikasi pemberdayaan zakat dan wakaf produktif di lapangan sehingga dapat berdaya guna serta membawa manfaat bagi masyarakat yang berhak.” Selain itu UPZ juga dituntut dapat melaksanakan amanah secara professional, sehingga manfaat pengelolaan zakat produktif dapat dirasakan di tengah masyarakat, Pemberdayaan Zakat Produktif merupakan salah satu unsur pokok tegaknya syariat Islam”,tambah Sawiti.

Di akhir sambutannya Ka.Kemenag Kotabaruberpesan kepada seluruh peserta bahwa keberhasilan zakat tergantung kepada pengelola zakat dalam memegang amanah serta pendayagunaan dan pemanfaatannya dan amanahnya pengelola zakat tersebut dalam menyalurkannya, termasuk memberi modal untuk mustahik agar dikelola secara produktif

Sementara itu Penyelenggara Syariah Kemenag Kotabaru Dr.H.Ahmad Kamal, M.Ag dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pembinaan ini untuk memberikan pengetahuan tentang Zakat Produktif serta manfaat yang dimiliki dalam pemberdayaan Zakat yang Produktif.“Diharapkan setelah kegiatan ini mampu menambah pengetahuan serta memotivasi pengelola Zakat agar lebih Profesional dalam mengelola zakat menjadi zakat produktif”,Kata H.Kamal.(Ref:Lukman/ ft: dhani)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s