SOSIALISASI KESADARAN MASYARAKAT AKAN NILAI-NILAI BUDAYA LUHUR. DIKECAMATAN KELUMPANG HILIR.

(Kotabaru/Bamega) Untuk lebih meningkatkan wawasan tentang kesadaran masyarakat akan nilai-nilai budaya bangsa khususnya masyarakat yang plural Badan kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kotabaru mengadakan sosialisasi peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai budaya luhur di Kecamatan Kelumpang Hilir pada tanggal 16-17 April 2013. Acara yang dihadiri oleh seluruh Kepala Desa se Kecamatan Kelumpang Hilir, Tokoh Masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama.

kerukunan-antar-umat-beragama-ilustrasi-_111031095026-8112Kaspul Anwar,S.Sos dari Kantor Badan Kesbang Pol selaku panitia dalam laporannya menyampaikan  bahwa peserta berjumlah 50 orang, Diwakili oleh tokoh Agama,Masyarakat,tokoh budaya dan Kepala desa yang ada di Kecamatan Kelumpang Hilir dengan nara sumber berasal Kantor Kementerian Agama Kotabaru,PHDI,WALUBI dan KWI.

Acara sosialisasi dibuka oleh Kasi Kesra Kecamatan Kelumpang Hilir (B.Winarso) ‘’kepada peserta agar semua ilmu yang diperoleh  dari nara sumber bisa diterapkan dan bermanfaat bagi desa masing-masing guna menjaga keamanan dan kerukunan dan seni budaya yang sudah terbina”. Haraf  Winarso

“Budaya tanpa Agama itu kering, Agama tanpa budaya itu beban, dengan agama hidup jadi terarah dan dengan budaya/seni hidup jadi indah oleh karena nilai-nilai budaya yang luhur adalah perekat yang sangat kuat untuk mempersatukan suatu bangsa,  budaya yang handal tesebut diambil intisarinya yang bersifat universal dan ada dalam setiap adat disetiap daerah dan setiap pulau oleh para pendahulu kita unggulan itu digali sehingga  didapatlah lima unggulan yang kemudian dikenal sebagai lima butir pancasila, dalam lima butir pancasila  tersebut kita bertemu dan sesungguhnya Pancasila adalah intisari saripati budaya, inilah budaya Nasional Kita, Budaya Nusantara, Budaya Indonesia”. Kata Syamsudin dalam penyampaian materinya dengan judul  Nilai-nilai Budaya sebagai perekat Bangsa, dan untuk mengantisifasi gangguan keamanan dalam negeri hendaknya kita mengikuti Intruksi Presiden No.2 tahun 2013 tentang Peningkatan Efektifitas Penanganan Ganguan Keamanan Dalam Negeri, dan jangan bertindak sendiri-sendiri” ujar Syamsudin yang mewakili Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru diakhir penyampaian materinya.

Nara sumber berasal dari  PHDI yang diwakili oleh Drs.I.Made Pasek, WALUBI oleh Bikkhu Karuniviro, dan dari KWI oleh Toni Adi,S.Ag,M.Pd.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s