FAKTOR INTEGRASI (TITIK TEMU) UMAT BERAGAMA MELALUI NILAI-NILAI BUDAYA LUHUR

Dalam hidup dan kehidupan didunia kita manusia hanya terima jadi, seseorang tidak pernah memesan untuk hidup dan dilahirkan dilingkungan Islam, Kristen,Katolik, Hindu,Budda dan lainnya tetapi semua itu hanya kehendak Tuhan Yang Maha Esa, pada hakekatnya semua umat beragama mempunyai platform yang sama pada Ketuhanan Yang Maha Esa maka kita dipanggil dengan sebutan yang sama dan satu yaitu umat beragama tetapi karena cara yang berbeda-beda dari setiap umat beragama untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa maka disebut dengan majemuk yaitu agama-agama, Faktor integrasi yang kedua dan juga yang terpenting adalah bahwa kita ada dalam satu kekeluargaan yaitu kemanusiaan jadi untuk apa kita harus bertengkar dan berpecah belah karena hal-hal yang sepele dan tidak pelu, Pancasila sebagai palsafah hidup bangsa, UUD 1945 dan NKRI hendaknya menjadi pedoman dalam berbangsa dan bernegara guna menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, Demikian disampaikan Syamsudin pelaksana pada Kantor Kementerian Agama Kotabaru pada acara sosialisasi pembinaan peningkatan solidaritas masyarakat akan nilai-nilai budaya luhur bangsa yang dilaksanakan oleh Kesbang pol Kabupaten Kotabaru di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Pamukan Barat (Sengayam) berbatasan dengan Kabupaten Grogot Kalimantan Timur, Kecamatan Sungai Durian dan Kecamatan pemekaran Kelumpang barat (Bungkukan). Pada tanggal 19 sampai dengan 23 September 2012.
Semua Camat di tiga kecamatan menyambut baik diadakan sosialisasi dan berharap kepada semua peserta agar mengikuti dan dapat menerima serta mengamalknya sehingga budaya yang kita miliki dapat dijaga kelestariannya, berbeda-beda namun tetap satu jua demikian sambutan camat Kelumpang barat (M.Abidin, Sos) sekaligus membuka acara sosialisasi secara resmi.
Nara sember berasal dari Kepala Kesbangpol diwakili oleh Sekretaris (H.AbdulRohim,S.Sos), Pesatuan Hindu Darma Indonesia Kotabaru oleh Drs.I.Made Pasek, Walubi oleh Aminah,S.Ag dan dari PGI oleh Agustinus Setiobudiyono. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s