SELAMAT JALAN JAMAAH CALON HAJI KAB.KOTABARU

HAJI KOTABARU (Small)

SIMKAH MODERNISASI PENCATATAN NIKAH BERBASIS IT

 

SIMKAH (Sistem Informasi Manajemen Pernikahan)

Sudah saatnya Pengelolaan administrasi perkantoran pada Kantor Urusan Agama atau sering disingkat kantor KUA beralih dari model administrasi perkantoran konvensional ke era digital. Sebab seiring dengan semakin canggih dan berkembangnya teknologi maka KUA dituntut harus bisa memberikan pelayanan yang prima, efektif dan efisien.

Saat ini Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, mencoba mewujudkan tuntutan jaman ini dengan melahirkan aplikasi pengelolaan nikah pada KUA yang disebut SIMKAH. Pengelolaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pernikahan yang sudah diterapkan oleh Ditjen Bimas Islam semakin banyak berperan dalam mewujudkan system perkantoran yang lebih dinamis dan modern di KUA.

Dalam perkembangannya aplikasi SIMKAH banyak mendapatkan respon beragam dari berbagai pihak. Beberapa di antaranya ada yang menanggapi positif baik dari operator SIMKAH pada KUA (internal) maupun masyarakat umum (External). Respon yang membangun ini sangat dibutuhkan oleh pengelola SIMKAH karena pada akhirnya menjadi bahan evaluasi kebijakan pengembangan sistem informasi nikah (SIMKAH) kedepan . Sehingga diharapkan adanya peningkatan anggaran dana untuk pengadaan peralatan penunjang SIMKAH bagi seluruh KUA di Indonesia, yang harganya cukup mahal, utamanya untuk membeli printer khusus Epson PLQ 20 pencetak buku nikah yang cukup mahal, harganya sekitar 7, 8 jutaan.

Lalu, apa sih fungsi dan kelebihan SIMKAH?

Fungsi dan manfaat dari Simkah di antaranya:

Membangun Sistem Informasi Manajemen Penikahan dicatat di KUA-KUA;

1.Membangun infrastruktur database dengan memanfaatkan teknologi yang dapat mengakomodasi kebutuhan manajemen dan eksekutif;

Versi terakhir aplikasi SIMKAH mempunyai kemampuan dapat terintegrasi ke server induk baduk capil, dengan demikian dengan SIMKAH kita bisa mengecek kebenaran data calon pengantin baik mengenai nama, status, pekerjaan, alamat, dll. Yang ada di Baduk Capil.

2.Membangun infrastruktur jaringan yang terintegrasi antara KUA ditingkat daerah sampai Kantor Pusat; Kita bisa bertukar informasi antar KUA yang sudah online data SIMKAHNYA dan SIMKAH BIMAS ISLAM Pusat, baik mengenai data Akta Nikah, Buku Nikah dll, saat Kami menulis postingan ini, baru KUA Pamukan Selatan Kemenag Kabupaten Kotabaru Propinsi Kalimantan Selatan yang SIMKAH nya terdaftar di Server SIMKAH Bimas Islam Pusat , semoga yang lain bisa menyusul.

3.Penyajian data yang cepat dan akurat serta mempermudah pelayanan, pengendalian dan pengawasan; bayangkan saja kalo selama ini PPN menyalin data pengantin dengan cara menulis data tersebut ke blanko pendaftaran nikah, lalu ditulis lagi ke blanko NB atau blanko pemeriksaan nikah selanjutnya lagi ditulis ke Akta Nikah betapa repotnya pekerjaan PPN, dengan SIMKAH semua pekerjaan menjadi mudah, cukup dengan menginput/entry data pengantin di icon Pendaftaran Nikah maka seluruh data tentang pemeriksaan nikah (model NB), Akta Nikah (model N) dan buku nikah langsung terisi secara otomatis dan yang lebih menggembirakan model NB, model N dan buku nikah bisa kita cetak sehingga pekerjaan kita menjadi lebih cepat, mudah, efektif dan efisien.

4.Pelayanan bagi publik untuk mendapatkan informasi yang lengkap, cepat dan akurat. Seluruh data pengantin tersimpan di computer sehingga suatu saat kalau ada masyarakat yang membutuhkan informasi kita cukup membuka data yang tersimpan dikomputer, mudahkan

 

Untuk melengkapi fungsinya, SIMKAH disertai dengan fitur aplikasi, yaitu:

1.Data Master (Meliputi tempat KUA, Petugas (Penghulu dan P3N) juga ID dan Password)

2.Rekap (Meliputi data berupa jumlah bilangan peristiwa pernikahan pertahun. disini juga bisa melihat rekap peristiwa pernikahan KUA-KUA seluruh Indonesia)

3.Grafik (Meliputi Gambaran Grafik pertahun peristiwa pernikahan)

4.Detail (Meliputi daptar penikahan mulai dari No. register, nama catin laki-laki, catin perempuan, tanggal pernikahan dan tempat pelaksanaan)

5.Entry Data (Meliputi pengisian berkas-berkas peristiwa pernikahan baik dari Model N1 s.d N7, model NB atau Akta Cerai) Dengan adanya SIMKAH ini diharapkan akan mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pernikahan dan mempermudah pemerintah memantau peristiwa pernikahan. Diharapkan tidak ada lagi manipulasi data diri yang biasa dilakukan untuk melangsungkan pernikahan kedua dan seterusnya, sehingga lembaga perkawinan sebagai gerbang awal pembangunan bangsa bisa tejaga dengan baik.

Harapan Kami semoga SIMKAH bisa segera terealisir di Seluruh KUA Kecamatan di wilayah Kabupaten Kotabaru untuk itu dibutuhkan dukungan semua pihak khususnya dari Kemenag Kabupaten Kotabaru agar bisa melakukan pengadaan alat penunjang SIMKAH untuk setiap KUA kecamatan d wilayah Kabupaten Kotabaru ,kalo memang tidak bisa seluruhnya Kami berharap diadakan pengadaan secara bertahap supaya kita tidak tertinggal dengan teman-teman di Kabupaten lain yang sudah maju SIMKAHnya. Demikian semoga bermanfaat amin.

 

Penulis adalah Kepala KUA Kecamatan Pamukan Selatan Kab. Kotabaru

Tempuh Perjalanan 16 Jam, CJH Kotabaru Tiba di Asrama Haji

Ft.Jamaah Tiba Asrama

Banjarmasin-humas, Kabupaten Kotabaru yang terletak di ujung tenggara, yang merupakan kabupaten yang terjauh letaknya diantara kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan, setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan dengan memakan waktu hampir 16 jam, akhirnya tepat pukul 16.00 wita (Rabu, 24/09) calhaj Kabupaten Kotabaru tiba di asrama haji embarkasi Banjarmasin.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, H.Ahmad Sawiti, S.Ag,M.HI yang turut mendampingi selama dalam perjalanan mengatakan setelah dilepas oleh Bupati Kotabaru H.Irhami Ridjani di Masjid Agung Husnul Khatimah, rombongan bergerak menuju fery tanjung serdang, tepat pukul 03.00 wita (Rabu,24/09) rombongan sampai di Masjid Al-Kausar Desa Sekapuk Kecamatan Satui (Sungai Danau) Kabupaten Tanah Bumbu. Di masjid kepunyaan Habih Saleh ini calhaj dan rombongan beristirahat cukup lama sekitar 4 jam, dengan aktivitas shalat subuh dan makan pagi.

“ Selanjutnya rombongan CJH Kotabaru kembali beristirahat di Masjid Al-Manar Kota Pelaihari untuk melaksanakan shalat zhuhur dan makan siang, tepat pukul 14.00 melanjutkan perjalanan ke Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, hingga tepat pukul 16.00 seluruh rombongan haji Kabupaten Kotabaru tiba di Asrama Haji”, terang Sawiti.

Karena perjalanan yang ditempuh cukup jauh dan calhaj saat tiba di asrama haji juga akan melaksanakan beberapa tahapan seperti cek kesehatan lanjutan, penyerahan paspor, gelang, living cost serta pembagian Dokumen Perjalanan Ibadah Haji (Dapih), maka perlu kesabaran dan stamina yang fit seluruh jamaah haji. “ Selama di Asrama haji ini tanggung jawab penuh diserahkan panitia daerah kepada panitia provinsi dalam pelayanan kepada jamaah”, kata Sawiti

Selama berada dalam Asrama Haji Banjarbaru Embarkasi Banjarmasin mulai pukul 17.00 Rabu (24/09) Sore, seluruh jamaah haji kloter 09 diadakan prosesi penerimaan jamaah oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, sekaligus dilakukan serangkaian pemeriksaan dokumen perjalanan dan kesehatan. Seperti Surat Pengantar Masuk Asrama (SPMA), bukti lunas BPIH dan Buku kesehatan. Selesai pemeriksaan ini, jamaah dipersilakan memasuki kamar pemondokan sesuai petunjuk panitia untuk beristirahat.

Pagi hari seluruh jamaah haji kloter 09 mengikuti manasik haji yang sebelumnya shalat subuh berjamaah dan tausyiah agama, setelah makan pagi sekitar pukul 09.00 wita seluruh jamaah di kumpulkan di Aula Jeddah untuk menerima menerima pembagian Dokumen Administrasi Perjalanan Ibadah Haji (DAPIH), boarding pass dan ID Card kedatangan dari Imigrasi Arab Saudi, pemasangan stiker Garuda, penyerahan paspor serta uang living cost sebesar 1.500 real atau sekitar 3.750.000,- untuk keperluan belanja selama di Tanah Suci hingga siangnya dikumpulkan lagi untuk keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah.

Inilah kelebihan dan keunikan calhaj Kabupaten Kotabaru selama perjalanan menuju asrama haji embarkasi Banjarmasin yang penuh perjuangan dan persiapan fisik yang beda dengan jamaah asal Kabupaten lainnya, walaupun tampak lelah diwajah mereka tapi para tamu Allah tetap dengan senyum dan semangat yang tinggi untuk dapat menunaikan ibadah Haji.(Rep/Ft:Lukman).

Sekda Kotabaru Lepas Keberangkatan Kloter 09 BDJ

Ft.Pelepasan Haji Sekda

Banjarmasin (hms) Sebanyak 325 Calon Jamaah Haji (Calhaj) yang tergabung di kloter 09 berasal dari Kabupaten Kotabaru sebanyak 173 orang, Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 134 orang, Kabupaten Barito Kuala sebanyak 7 orang di tambah dengan 5 orang petugas haji Indonesia, dilepas secara resmi keberangkatannya Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, Drs.H.Suriansyah, Kamis (25/09/14) Sore, bertempat di Aula Jeddah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.

Tampak hadir pada acara keberangkatan calon jamaah haji kloter 09 BDJ diantaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov.Kalsel Drs.H.M.Tambrin, M.Mpd, Asisten II Setda Kotabaru Ir.H.Hasbi M.Tawab, SH,MM, Kabag Kesra Setda Kotabaru H.Mukhyar, S.Pd.I,MM, Kepala Kemenag Kotabaru H.Ahmad Sawiti, S.Ag,M.HI, dan beberapa pejabat dari Kabupaten Tanah Bumbu dan Barito Kuala.

Dalam laporannya Ketua PPIH Kalsel Drs.H.M.Tambrin menyampaikan untuk kloter 09 akan diberangkatkan menggunakan pesawat berjenis Airbus tipe 3330, dengan nomor penerbangan GA.8106 take up dari Bandar Udara (Bandara) Syamsuddin Noor, sekitar pukul 17.00 dan tiba di Bandara King Abdul Aziz (Jeddah) tanggal (26/09) sekitar pukul 00.05 Waktu Arab Saudi (WAS).

Dalam kloter 09 ini, pesawat mengangkut 325 orang calon jamaah haji yang berasal dari Kabupaten Kotabaru sebanyak 173 calhaj, Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 134 calhaj, dan Kabupaten Barito Kuala sebanyak 7 calhaj, ditambah 3 orang TPHD dan 5 petugas kloter terdiri dari 1 orang TPHI, DR.H.Ahmad Kamal,M.Ag, 1 orang TPIHI, H.M.Fahmi Al Amrozi, 3 orang TKHI terdiri 1 dokter Afri Ammorrinto Sartono dan 2 orang perawat yakni Evi Risa Mariana dan Daut Aini Jidin.

“ Kepada para petugas kloter saya berharap layani jamaah dengan baik dan senyum, serta utamakan tugas dalam pelayanan kepada jamaah khususnya yang berusia lanjut, karena berdasarkan informasi cuaca di Tanah suci sangat panas”, pinta Tambrin.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Kotabaru H.Irhami Ridjani yang dibacakan Sekretaris Daerah Drs.H.Suriansyah Ibadah haji merupakan puncak keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, maka dari itu kita patut bersyukur dapat menjalankan perintah tersebut sebaik-baiknya.

Jadilah tamu Allah yang baik dan dapat melaksanakan semua rangkaian perjalanan ibadah haji dari awal sampai akhir, sehingga dapat menjadi seorang haji yang mabrur, dan menjadi tauladan bagi keluarga dan masyarakat. “ Ikuti semua rangkaian perjalanan ritual haji dengan baik dan benar, jaga kekompakan antar jamaah dan dahulukan orang tua saat melaksankan ibadah wajib maupun sunnah “ pesan irhami.

Senada yang disampaikan oleh Ketua PPIH Prov.Kalsel, Kepala Kemenag Kabupaten Kotabaru H.Ahmad Sawiti, S.Ag,MH.I dalam keterangan mengatakan Ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan fisik yang prima, maka kepada calhaj dapat menjaga kondisi tubuhnya selama melaksanakan prosesi ibadah haji di tanah suci. “ Terlebih pada cuaca sekarang ini di Tanah Suci panas, dimana panasnya bisa mencapai 40 derajat celsius”, Kata Sawiti.

Kepada petugas baik kloter maupun petugas haji daerah agar dapat bekerjasama dan menjalankan tugasnya dengan baik sehingga pelayanan kepada jamaah lebih diutamakan. “ Jaga kekompakan yang selama diasrama haji ini telah terbina dengan baik, sehingga pelayanan kepada calhaj selama di Tanah Suci dapat terlayani dengan baik”, pesan Sawiti.

Sawiti menambahkan untuk kloter 09 pemondokan terletak di wilayah Aziziah no maktab 20 dan no.rumah C 12 dengan kapasitas 329 orang. (Rep/Ft: Lukman).

Terbukti Mengandung Ruslawati Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Ft.Batal Berangkat

Kotabaru-humas, Salah seorang calon jamaah haji Kabupaten Kotabaru atas nama Ruslawati H.Muhammad Yasa harus bersabar dalam menjalankan rukun Islam ke-lima, yakni pergi haji ke Tanah Suci Makkah, hal ini disebabkan calhaj tersebut pada saat pemeriksaan kesehatan lanjutan di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, dinyatakan oleh tim kesehatan dalam kondisi mengandung, dengan usia kehamilan sekitar 6 minggu.

Ruslawati Bin H.Muhammad Yasa yang berasal dari Desa Sebuli Kecamatan Kelumpang Tengah yang rencana berangkat bersama suami pada musim haji tahun ini dalam keterangannya kepada humas kemenag mengatakan dengan hasil tes kesehatan yang menyatakan bahwa dirinya telah mengandung, cukup menerima dengan lapang dada atas ketundaannya dalam menjalankan ibadah haji tahun ini. “ Saya dengan ikhlas menerima ini, mungkin belum saatnya ini saya berkunjung ke baitullah, tetapi Allah telah melimpahkan rahmat-Nya kepada saya dengan memberikan momongan lagi”, Kata Ruslawati.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru H.Ahmad Sawiti, S.Ag,M.HI, Kamis (25/09/14) pagi saat mengunjungi calhaj yang bersangkutan di ruangan Tan’im menyampaikan agar yang bersangkutan sabar dan tawakal atas kejadian yang tidak dikehendaki ini. “ Mungkin Allah telah memberikan rezeki yang lain bagi Ruslawati berupa anugerah seorang anak yang dikandungnya”, kata Sawiti.

Sawiti menerangkan sesuai dengan peraturan kesehatan dan pemerintah Arab Saudi bagi calon jamaah haji yang terbukti mengandung dengan usia kandungan berkisar antara 2 sampai dengan 14 minggu untuk membatalkan keberangkatan ke Tanah Suci untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan diantara jika keguguran, karena ibadah haji memerlukan fisik dan stamina yang fit. (Rep/Ft:Lukman)

Ka.Kemenag Kotabaru Sidak Pengangkutan Koper Calhaj

Ft.Koper Haji Kemenag

Kotabaru-humas, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru H.Ahmad Sawiti, S.Ag,M.HI melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) terkait pelayanan pengiriman koper Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Kotabaru, Selasa (23/09/14) bertempat di teras Masjid Agung Husnul Khatimah Kotabaru.

Dalam sidak tersebut, H.A.Sawiti yang didampingi Kepala Seksi Haji beserta Humas Kemenag Kotabaru Drs.H.Syahruji dan Lukman memantau langsung penerimaan dan serta pengiriman koper Calhaj Kotabaru ke Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin yang dilakukan oleh PPIH Kabupaten Kotabaru melalui bidang bagasi.

Dalam keterangan Ka.Kemenag Kotabaru H.A.Sawiti mengatakan bahwa pelaksanaan penerimaan koper haji ini hanya berupa koper besar, sedangkan tas tenteng dan tas jinjing masing-masing di bawa oleh calhaj.” Untuk koper besar terlebih dahulu di berangkatkat karena sesuai ketentuan dari pihak penerbangan agar segera di bagasikan”, terang Sawiti.

Pihak panitia PPIH Kotabaru khususnya bidang bagasi menyerukan seluruh calhaj agar menyerahkan koper besar dari jam 08.00 s/d 11.00 pagi, karena diperkirakan mobil truk yang mengangkut koper jamaah di dahulukan berangkat menuju asrama haji embarkasi Banjarmasin, agar memudahkan panitia penerimaan koper jamaah di Banjarmasin.

Dan untuk menghindari over kapasitas pada tiap tas koper, PPIH Kotabaru juga menghimbau kepada calhaj tentang peruntukan masing-masing jenis koper/tas agar memudahkan dalam penyusunan barang bawaan. “ Diharapkan kepada calhaj untuk tidak membawa barang bawaan melebihi batas maksimum yang ditentukan oleh pihak penerbangan yakni 32 kg, semua ini dilakukan demi kelancaran proses ibadah calon jemah haji sendiri” ujar Sawiti

Dapat disampaikan juga semua administrasi kelengkapan perjalanan ibadah haji telah dibagikan kepada seluruh calhaj, diantaranya Surat Perintah Masuk Asrama (SPMA), Buku Kesehatan, sementara untuk paspor dan Dapih serta Living Cost akan di bagikan di Asrama Haji Banjarmasin.(Rep:Lukman/Ft:Dhani)

PPIH Kotabaru Gelar Rakor Finalisasi Keberangkatan Calhaj

Ft.Rakor finalisasi Haji

Kotabaru-humas, Senin (22/09/14) Malam, bertempat di Operation Room Setda Kotabaru, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Kotabaru melaksanakan rapat koordinasi finalisasi keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Kotabaru

Rakor yang dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi setda Kotabaru Ir.H.Hasbi M Tawab menyampaikan permohonan maaf telah melaksanakan rapat di malam hari, hal ini dikarenakan kesibukkan panitia yang beraktivitas melaksanakan tugas disiang hari.

“ Saya memahami kesibukkan panitia yang tergabung di PPIH ini untuk melaksanakan aktivitas pekerjaan di instansi masing-masing, maka saya menilai malam merupakan waktu yang tepat mengumpulkan saudara”, kata Hasbi

Hasbi menambahkan rakor kali ini untuk membahas persiapan keberangkatan Calhaj Kotabaru dan pencairan anggaran pelaksanaan keberangkatan tersebut, agar pelaksanan dapat berjalan dengan baik dan jamaah Kotabaru tiba di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin dengan selamat dan sehat.

Senada yang disampaikan oleh Asisten II setda Kotabaru Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru H.Ahmad Sawiti, S.Ag,M.HI yang juga selaku ketua PPIH menyampaikan bahwa prosesi pelepasan jamaah haji, diawali semua jamaah setelah shalat Isya berkumpul di Masjid Agung Husnul Khatimah (23/09/14), sebelum di lepas Bupati Kotabaru, seluruh jamaah haji terlebih dahulu melaksanakan shalat hajat.

Selanjutnya jamaah haji diberangkatkan dari masjid agung menuju embarkasi Banjarmasin, dengan ada beberapa titik yang sudah dipersiapkan panitia untuk istirahat di jalan, pertama di Masjid Al-Kausar Desa Sekapuk istirahat dan shalat subuh, paginya dilanjutkan perjalanan kemudian rehat kembali makan siang dan shalat zuhur di masjid Al-Manar Pelaihari, diperkirakan jamaah haji Kabupaten Kotabaru tiba di Embarkasi Banjarmasin sekitar pukul 16.00 wita (24/09/14).

Sawiti menghimbau kepada calhaj agar dapat beristirahat dengan cukup dan menjaga kesehatan selama dalam perjalanan karena setelah tiba di asrama haji seluruh masih melaksanakan beberapa prosesi sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.(Rep/Ft:Lukman)

Pengurus FKUB Kotabaru dan Humas Kemenag Ikuti Rakorda FKUB Se-Kalsel

Ft.FKUB Rakorda

Kotabaru-humas, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kotabaru H.Muchtasar, S.Ag beserta Sekretaris Kaspul Anwar dan wakil sekretaris Drs.I Made Pasek dan satu dari pelaksana Humas Kemenag Kotabaru Lukman menghadiri acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten/Kota se-Kal-sel yang secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan, Rabu (17/09) Siang, bertempat di Meeting Room Hotel Sign Global Banjarmasin.

Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan dalam sambutannya mengatakan, melalui Rakorda FKUB ini, diharapkan dapat menjadi momentum bagi tokoh agama dan pemerintah daerah untuk menjaga suasana yang kondusif di daerah kita.

Maka dari itu, kata dia, peran FKUB dalam menciptakan suasana kondusif, apalagi dengan adanya isu tentang keberadaan Islamic State Of Iraq and Syria (ISIS) dapat diwujudkan dengan berbagai macam cara memberikan seruan dan ajakan kepada masyarakat demi terselenggaranya suasana kondusif ini.. “Hindari tindakan yang dapat menimbulkan gangguan ketentraman dan ketertiban umum, konflik sabarosial yang dapat menggangu kerukunan hidup umat beragama,” harapnya.

Lebih lanjut Rudy Resnawan menerangkan bahwa secara umum kondisi keamanan di Kalsel termasuk yang terbaik, maka itu peran dan strategis FKUB dalam memelihara kerukunan. “ Peran FKUB terus dijaga keberadaannya yang betul –betul dirasakan oleh masyarakat, sehingga keharmonisan antar pemeluk agama terjaga dengan baik”, terang Rudy.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Kalimantan Selatan Drs.H.M.Fadhly Mansoer dalam sambutannya mengatakan tema yang diangkat adalah Memantapkan Peran dan Tugas FKUB Dalam Memelihara Kerukunan Umat Beragama.

Mansoer juga mengungkapkan masyarakat belum sepenuhnya mengetahui dan memahami peraturan bersama Menteri Agama dan Mendagri nomor 9 dan 8 Tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepada daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan FKUB dan pendirian rumah ibadah.

Adapun materi yang disampaikan diantaranya Optimalisasi Peran FKUB dan KUB Dalam Memelihara Kerukunan di Kalsel oleh KaKanwil Kemenag Prov.Kalsel Drs.H.M.Thambrin, M.M.Pd, Memetakan Gerakan Liberalisme dan Radikal Agama oleh Ketua FKUB DKI Jakarta Dr.KH.Ahmad Syafi’i Mufid, Sinkronisasi Pengelolaan Anggaran Dalam Melaksanakan Visi Misi FKUB oleh Kepala Badan Kesbangpol Prov.Kalsel Ir.Hermansyah, M.SI dan Refleksi Kinerja FKUB Tahun 2013/14 oleh Ketua FKUB Prov.Kalsel, Drs.H.M.Fadhly Mansoer. (Ref/Ft:Lukman)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 749 pengikut lainnya.